BUSINESS SUSTAINABILITY PADA PELAKU EKONOMI KREATIF

Authors

Indah Rahayu; Dita Prameswari; Fariha Azzahra; Winarsih
universitas annur purwodadi

Synopsis

Pada era revolusi industry 4.0 menjadikan suatu perubahan bagi masyarakat dari segala sisi aspek kehidupan kaitannya dengan perubahan teknologi yang mana dari teknologi manual menjadi teknologi digital. Digitalisasi telah mempengaruhi gaya hidup masyarakat misalnya kita dapat berkomunikasi dengan siapapun via digital yang melibatkan peran media sosial. Begitu juga dalam dunia bisnis, digitalisasi justru dapat menciptakan sebuah kemudahan yang luar biasa dalam berbisnis tidak seperti pada era sebelumnya.

Kondisi pertumbuhan ekonomi di saat pandemi berlangsung menyebabkan dampak seluruh aspek kehidupan mengalami dampaknya, terutama dalam tiga aspek kehidupan, yaitu kesehatan, pendidikan dan tak terkecuali pada sektor ekonomi yang juga mengalami dampak cukup besar. Fenomena yang terjadi selama pandemi covid-19 berlangsung, banyak pelaku ekonomi kreatif yang mengalami penurunan pendapatan atau omzet secara signifikan. Ekonomi Kreatif industri kreatif merupakan industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, ketrampilan serta bakat individu dengan cara menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan. Ekonomi Kreatif dalam hubungannya dengan Industri Kreatif adalah kegiatan ekonomi yang mencakup industri dengan kreativitas sumber daya manusia sebagai aset utama untuk menciptakan nilai tambah ekonomi.

Pada buku ini fokus membahas terkait business sustainability pada pelaku ekonomi kreatif. Karena sekarang banyak orang yang menciptakan usaha atau bisnis akan tetapi belum maksimal dalam proses implementasinya, sehingga cukup sulit untuk mempertahankan bisnis tersebut. Dengan demikian, buku ini ditunjukan bagi para pelaku bisnis baik yang sedang memulai bisnisnya maupun sudah lama berdiri. Keberlanjutan bisnis tidak hanya mengacu pada kemandirian ekonomi tetapi juga operasi organisasi yang stabil dan berkelanjutan melalui penjualan pasar Hal ini menunjukkan bahwa keberlanjutan bisnis tidak hanya dilihat dari aspek ekonomi saja, akan tetapi juga dilihat dari system pengelolaan organisasi yang stabil dengan memperhatikan aspek lingkungan baik secara fisik maupun non fisik. Dengan demikian, keberlanjutan suatu perusahaan dapat dilihat berdasarkan lapangan kerja yang berkelanjutan, pertumbuhan penjualan, dukungan pemerintah (untuk perusahaan besar), dan daya saing. Oleh karena itu, pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan sangat penting dalam menjaga eksistensi pada suatu bisnis. Selain itu, hal ini juga penting untuk meningkatkan kinerja dan keberlanjutan perusahaan dalam jangka panjang. Dengan demikian, sustainability diartikan sebagai aktivitas bisnis yang dilakukan dengan cara tidak mengikis potensi generasi masa depan, umumnya mengacu pada Triple Bottom Line (TBL) yaitu manfaat ekonomi, lingkungan, dan social. Dengan kata lain, keberlanjutan bisnis berfokus pada pencapaian tiga tujuan berbeda yaitu kinerja ekonomi, lingkungan, dan sosial.

Business sustainability telah melibatkan sejumlah pengaruh termasuk pada strategi keberlanjutan, pengelolaan sumber daya, tanggung jawab sosial perusahaan dan adaptasi terhadap perubahan lingkungan. Pemahaman dampak ekonomi, lingkungan dan sosial dapat mendukung bisnis dalam membangun pilar yang kuat untuk kelangsungan jangka pendek maupun jangka panjang. Adapun business sustainability dapat berjalan dengan memiliki anteseden yang dapat mendukung seperti digital platform capability yang merupakan suatu platform digital menjadi wadah bagi bisnis agar pemakai bisa saling berinteraksi, berpartisipasi dan berbagi melalui konten dan layanan digital yang berada didalamnya. Platform digital merupakan salah satu langkah bisnis agar dapat menghubungkan dengan pangsa pasar di era kemajuan saat ini. Kemudian peran Dynamic Stakeholder Relationship yang merupakan suatu konsep yang menghubungkan elemen-elemen untuk menyertakan strategi bagaimana hubungan antara organisasi atau bisnis dengan pemangku kepentingan yang dapat berubah seiring berkembangannya waktu. Serta Innovation performance merupakan revolusi terhadap produk atau proses bisnis yang sudah ada dan/atau pengembangan produk baru atau proses bisnis baru yang diperoleh dari perusahaan baik dari pengetahuan internal dan eksternal.

References

Afandi, D. R., & Maha, M. P. (2020). Pengembangan Kinerja UKM: Penggunaan Platform Digital dengan Kemampuan Jaringan dan Ambidexterity. Jurnal Pengembangan Wiraswasta, 22(02), 93. https://doi.org/10.33370/jpw.v22i02.432

Alamsyah dkk, 2006, Peran Dan Kontribusi Teknologi Dalam Menunjangpotensi Ekonomi Masyarakat Di Wilayah Pedesaan, Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) E-ISSN NO: 2829-2006

Ancok D dan Faturohman, 1989, Penelitian tolok ukur kualitas kekaryaan: studi pendahuluan pada suku sunda dan suku jawa, Jurnal Psikologi No. 1, 19- 16, Yogyakarta: Fakultas Psikologi

Anggraini, Nenny, 2008, “Industri Kreatif”, Jurnal ekonomi Desember 2008 Volume XIII No. 3

Bansal, P., & DesJardine, M. R. (2014). Business sustainability: It is about time. Strategic organization, 12(1), 70-78.

Benitez-Amado, Jose & Walczuch, Rita. (2018). Information Technology, the Organizational Capability of Proactive Corporate Environmental Strategy and Firm Performance: A Resource-Based Analysis. European Journal of Information Systems. 21. 10.1057/ejis.2012.14.

Dyllick, T., & Muff, K. (2016). Clarifying the meaning of sustainable business: Introducing a typology from business-as-usual to true business sustainability. Organization & Environment, 29(2), 156-174.

Elkington, J. (1997) Cannibals with Forks: The Triple Bottom Line of 21st Century Business, London: Capstone

Freudenreich, B., Lüdeke-Freund, F., & Schaltegger, S. (2019). A Stakeholder Theory

Goel, P. (2010). Triple Bottom Line Reporting: An Analytical Approach for Corporate Sustainability. Journal of Finance, Accounting & Management, 1(1).

Hanif, L. (2023). Platform Digital Adalah: Pengertian, Jenis dan Manfaatnya. Business and Marketing. https://toffeedev.com/blog/business-and-marketing/platform-digital-adalah/

Junaidi RK dan A.(2020) Strategi Bisnis Dan Pemanfatan Kebijakan Pajak Di Masa Pandemi Covid 19 dan New Nrmal (Studi Kasus Pelaku UKM Marketplace). In 2020. p. 2. Available from: https://all3dp.com/2/fused-deposition-modeling-fdm-3d-printing-simply-explained/

Kamboj, S., & Rahman, Z. (2017). Understanding customer participation in online brand communities: Literature review and future research agenda. Qualitative Market Research: An International Journal, 20(3), 306-334.

Kearney, A. (2009). “Green” winners: The performance of sustainability-focused organizations during the financial crisis. http://www.sustaincommworld.com/pdfs/ATKearney_Green_Winners.pdf.

Lianto, B., Rinawiyanti, E. D., & Soeharsono, F. (2015). Studi Keterkaitan Kapabilitas Inovasi dan Kinerja Inovasi UKM Alas Kaki di Mojokerto. Ajie, 4(1), 9–20. https://doi.org/10.20885/ajie.vol4.iss1.art2

Martinez, S., & Kaufman, P. (2008). Twenty years of competition reshape the food marketing system. Amber Waves, Washington DC, US. http://purl.umn.edu/123216http://purl.umn.edu/123216

Meng, J. (2015). Sustainability: a framework of typology based on efficiency and effectiveness. Journal of Macromarketing, 35(1), 84-98.

Pascasuseno, Agus, 2014, Ekonomi Kreatif: Kekuatan Baru Indonesia Menuju. 2025, Bedah Cetak Biru Ekonomi Kreatif: Yogyakarta

Perspective on Business Models: Value Creation for Sustainability. Journal of Business Ethics, 166(1), 3–18. https://doi.org/10.1007/s10551-019-04112-z

Purnomo, 2016, Ekonomi Kreatif : Pilar Pembangunan Indonesia, Ziyad Visi Media: Surakarta

Rana, S. (2019). Sustainability in business: Some research perspectives. FIIB Business Review, 8(2), 77–78.

Robertson, J., Caruana, A., & Ferreira, C. (2023). Innovation performance: The effect of knowledge-based dynamic capabilities in cross-country innovation ecosystems. International Business Review, 32(2), 101866. https://doi.org/10.1016/j.ibusrev.2021.101866

Sagir, S., 1988, Industrialisasi dan kesempatan kerja, Manajemen & Usahawan No. 2 tahun XVII, Jakarta: PT. Temprint

Sartika, dkk, 2022, Ekonomi Kreatif, Yayasan kita menulis

Siagian, dkk, 2020, Ekonomi dan Bisnis Indonesia, Medan: Kita Menulis.

Sopanah, dkk, 2020, Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal, Surabaya: Scopindo Media Pustaka

Wallace, B. (2005). Exploring the meaning (s) of sustainability for community‐based social entrepreneurs. Social Enterprise Journal, 1(1), 78-89.

We Are Social, Hootsuite. Digital 2022. Global Overview Report. 2023;465. Available from: https://datareportal.com/reports/digital-2023-global-overview-report

Widnyani NM, Astitiani NLPS, Putri BCL. (2021) Penerapan Transformasi Digital Pada Ukm Selama Pandemi Covid-19 Di Kota Denpasar. Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis. 2021;6(1):79–87.

COVER

Downloads

Published

December 1, 2023

Categories

Details about this monograph

ISBN-13 (15)

978-623-6078-98-3

Physical Dimensions

How to Cite

BUSINESS SUSTAINABILITY PADA PELAKU EKONOMI KREATIF. (2023). Penerbit Citra Dharma Cindekia. https://lib.citradharma.org/index.php/cdc/catalog/book/5